Rabu, 13 November 2019

MATERI TWAN TENTANG ANTENNA 2,4 GHz






Oleh
Kelas                             : XI TKJ 2
Program Keahlian       : Teknologi Wide Area Network

 

MACAM - MACAM ANTENA 2,4 GHz  

  1.  ANTENNA GRID 

Antenna Grid adalah alat yang dipakai untuk mengirim, menerima, memperkuat signal wireless untuk melakukan koneksi point to point, atau point to multipoint dalam bentuk antena. Antenna Grid ditujukan untuk hostspot diluar ruangan (outdoor). Antenna Grid terbagi menjadi 2 macam dengan frekuensi yang berbeda yaitu :
o    Grid Antena 2,4 GHz
o    Grid Antena 5,8 GHz

Antena Grid adalah antena Wi-Fi yang berfungsi untuk memperkuat dan mengarahkan sinyal wireless untuk melakukan koneksi point to point, multi point, atau sebagai client dari RT/RW NET. Antena ini akan menerima dan mengirim sinyal data dengan sistem gelombang radio 2,4 Mhz dimana data tersebut bisa dalam bentuk intranet atau internet.Antenna Grid memiliki jarak tembak sinyal yang cukup jauh, yakni sekitar 15 KM. Jangkauan sinyalnya sekitar 15-25 KM jika tidak ada hambatan. komponen penyusunya yaitu :
o    Reflektor
o    Pole
o    Jumper, fungsinya menghubungkan antena dengan radio.
 
Antena Grid akan beroperasi dengan cara menerima sinyal data kemudian mengirimkannya dengan sistem gelombang radio 2,4 Mhz. Date tersebut bisa berupa intranet atau internet. Setelah data terkirim, maka perangkat Anda akan menangkap sinyal tersebut dan Anda pun bisa mengakses internet. Sinyal Wi-Fi ini ada yang terkunci oleh password tapi ada juga yang tidak. 

2.      ANTENNA PVC


Antena PVC adalah variasi dari antena kaleng yang di modifikasi menggunakan pipa paralon PVC yang dilapisi alumunium foil. Disebut antena PVC dikarenakan nama paralon yang digunakan. Antena PVC menggunakan waveguide silinder yang digunakan untuk mengumpulkan dan meneruskan gelombang elektromagnetik.
Pada antena PVC yang dirancang, penggunaan pigtail yang umumnya digunakan sebagai elemen penerima sinyal digantikan dengan USB wireless adapteryang diletakkan dalam pipa PVC. Hal ini di lakukan untuk mengurangi rugi-rugi sistem (loss) yang muncul sebagai efek penggunaan pigtailpada perpanjangan M-konektor.Pemilihan antena PVC yang dirancang sebagai antena bantu lebih ditekankan kemudahan dalam perakitannya, biaya yang dikeluarkan relatif murah, serta effisiensi dalam penggunaannya.
Antena PVC terbuat dari bahan pipa paralon dengan beberapa ukuran tertentu yang berfungsi sebagai daerah penerima sinyal. Bagian dalam dari pipaparalon diletakkan USB wireless adapter sebagai modem bagi sinyal yang diterima dan/atau dikirimkan. Untuk menghubungkan USB wireless adapter terhadap perangkat komputer digunakan kabel USB. Alasan kenapa memakai kabel USB adalah untuk menjaga stabilitas transfer datanya selain harganya yang lumayan terjangkau.

3.      ANTENNA OMNI


Antena OmniDirectional terkadang disebut sebagai antena nondirectional, adalah sebuah perangkat penerima yang mampu mengirim dan menerima sinyal dari segala arah. Antena ini mempunyai sudut pancaran yang besar (wide beamwidth) yaitu 3600 dengan daya lebih meluas, jarak yang lebih pendek tetapi dapat melayani area yang luas Omni antena tidak dianjurkan pemakaian-nya, karena sifatnya yang terlalu luas se-hingga ada kemungkinan mengumpulkan sinyal lain yang akan menyebabkan inter-ferensi.
Sebuah antena Omnidirectional adalah antena daya sistem yang memancar secara seragam dalam satu pesawat dengan bentuk pola arahan dalam bidang tegak lurus. Antena omni mempunyai sifat umum radiasi atau pancaran sinyal 3600 (derajat) yang tegak lurus ke atas. Omni directional antena secara normal mempunyai gain sekitar 3-12 dBi. Yang digunakan untuk hubungan Point-To-Multi-Point ( P2Mp) atau stu titik ke banyak titik di sekitar daerah pancaran. 

Kelebihan :
·         Mempunyai frekuensi jaringan sampai 3600
·         Cara membuatnya mudah
·         Tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya
·         Dapat melayani jumlah penggunan yang banyak
Kekurangan :
·         Proses konneksi ke internetnya lama, karna terlalu banyak membagi-bagi sinyal di 3600 tersebut
·         Pengalokasian frekuensi untuk tiap sel agar tidak terjadi interferensi

4.      ANTENA SECTORAL


Antena Sectoral adalah Antena yang mempunyai gain jauh lebih tinggi dibanding omnidirectional antena di sekitar 10-19 dBi. Yang bekerja pada jarak atau area 6-8 km. Sudut pancaran antena ini adalah 45-180 derajat dan tingkat ketinggian pemasangannya harus diperhatikan agar tidak terdapat kerugian dalam penangkapan sinyal.
Pola pancaran yang horisontal kebanyakan memancar ke arah mana antenna ini di arahkan sesuai dengan jangkauan dari derajat pancarannya, sedangkan pada bagian belakang antenna tidak memiliki sinyal pancaran. Antenna sectoral ini jika di pasang lebih tinggi akan menguntungkan penerimaan yang baik pada suatu sector atau wilayah pancaran yang telah di tentukan.

Kelebihan antena sectoral
a.       Relative berbiaya rendah
b.      Relative lebih aman
c.       Reabilitas ada ekspansi
d.      Mobilitas yang kurang

Kekurangan antena sectoral
a.       Kurang fleksibel jika
b.       Mobilitas yang kurang
c.       Kelemahan pada konfigurasi

5.      ANTENA YAGI



Antena Yagi adalah jenis antena radio atau televisi yang diciptakan oleh Hidetsugu Yagi. Antena ini dilengkapi dengan pengarah dan pemantul yang berbentuk batang. Antena Yagi, juga memiliki spasi (jarak) antara elemen. Jaraknya umumnya sama, yaitu 0.1 λ dari frekuensi.
Antena mempunyai karakteristik tersendiri yang di sebut Pola Radiasi. Pola Radiasi antenna Yagi adalah Direksional,. Artinya permabatan sinyal dari antenna Yagi hanya terletak pada stu garis lurus. Jika terjadi kemiringan sudut dari antenna atau sumber sinyal, maka sinyal yang diterima akan menjadi kurang bagus.
Antenna Yagi terdiri dari lima bagian, yaitu:

·         Driven adalah titik catu dari kabel antenna, biasanya panjang fisik driven adalah setengah panjang gelombang (0,5 λ) dari frekuensi radio yang dipancarkan atau diterima.
·         Reflektor adalah bagian belakang antenna yang berfungsi sebagai pemantul sinyal,dengan panjang fisik lebih panjang daripada driven. panjang biasanya adalah 0,55 λ (panjang gelombang).
·         Director adalah bagian pengarah antena, ukurannya sedikit lebih pendek daripada driven. Penambahan batang director akan menambah gain antena, namun akan membuat pola pengarahan antena menjadi lebih sempit. Semakin banyak jumlah director, maka semakin sempit arahnya.
·         Boom adalah bagian ditempatkanya driven, reflektor, dan direktor. Boom berbentuk sebatang logam atau kayu yang panjangnya sepanjang antena itu.
·         Gambut Brotherhood adalah bagian yang digunakan untuk menangkap gelombang sinyal dan memperstabil sinyal yang masuk.

6.      ANTENA WAJANBOLIC


Wajanbolic e-goen adalah sebuah antena nirkabel yang terbuat dari wajan dan paralon. Antenna Wajan, atau Wajanbolic e-goen merupakan terobosan dalam Teknologi RT/RW-net. diambil dari penciptanya Pak Gunadi antenna Wajanbolic ini dinamakan Wajanbolic e-goen, antena ini banyak digunakan dalam Infrastruktur Jaringan RT/RW-net.

Cara Kerja
Prinsip kerja antena Wajanbolic seperti antena parabola lainnya, yaitu menempatkan bagian sensitif antena pada titik fokus parabola (wajan) sehingga semua gelombang elektromagnet yang mengenai wajan akan terkumpul dan diterima oleh bagian sensitif tersebut. Jangkauan kerja antena ini dapat mencapai hingga 1–2 km bahkan sampai 5 km. Antena Wajanbolic terdiri atas 3 komponen utama, yaitu:

·         Reflektor yang terbuat dari wajan
Dapat digunakan wajan yang berdiameter minimal 40cm, semakin besar ukuran wajan akan semakin baik karena semakin banyak frekuensi radio yang dapat ditangkap
·         Bagian Sensitif antena berbentuk Tabung berisi USB WLAN.
Sebagai Tabung dapat digunakan Pipa Paralon 3” sepanjang 23cm dan bungkus 16cm dari panjangnya dengan Aluminium foil.
·      Kabel penghubung antena ke komputer
Dapat menggunakan kabel USB yang biasanya disediakan dalam paket USB WLAN, dipotong di bagian tengah dan disambung dengan menggunakan kabel UTP atau Kabel LAN.

Kelebihan
-          Jaringan lebih cepat daripada modem
-          Dapat di pasang dengan cepat dan mudah sehingga tidak menyita waktu terlalu banyak.
-          Murah.

Kelemahan, Karena berupa 'solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat.
-          Level daya yang dipancarkan tidak bisa dikendalikan dengan baik.
-          Tidak sesensitif antena parabola asli dalam menangkap gelombang sinyal.
-          Tidak tahan lama, harus melakukan kalibrasi ulang berkali-kali.